Welcome to Mother's Cook!
This blog provide practical, easier, attractive, and of course very delicious recipes. For everyone who likes traditional food or beginner cook or lazy to cook but would like to eat tasty food by your own hand, you can take and try recipes from this blog.
Have your fun day!

Senin, Juni 09, 2008

Sambel Tumpang

Lha ini dia! "Makanan pendamping sunnah mu'akad" dari "makanan wajib" di Kediri. Makanan wajibnya Pecel. Tapi jangan salah, ternyata tidak semua orang Kediri doyan Sambel Tumpang. Padahal, menurut saya, masakan ini penggugah selera. Shiddiq dan Ima jadi doyan makan sayur karena makan Pecel dicampur Tumpang ini. Tak dikira, ternyata Saza juga ketagihan meski kalo makan sambel megap-megap kepedesan kadang diselingi nangis sedikit, tapi habis itu "hak" lagi. Dulu sebelum kawin sama orang Kediri, pernah Ibuk membuat ini tapi masih belum tertarik, melirik pun tidak. Ya gara-gara kawin sama orang Kediri, saya jadi doyan, dan minta resepnya sama Ibu mertua. Cuma, untuk membuat Sambel Tumpang ini kalo di Jakarta dan sekitarnya agak susah cari bahan dasarnya (tempe busuk) karena rata-rata tempe di sini dibuat dengan dicampur jagung, dan ternyata susah terjadi pembusukan. Yang sudah-sudah akhirnya cuma kering. Tapi jangan kuatir, yang penting kenali tempenya dulu. Dari pengalaman, asal beli tempe yang dibungkus daun pisang berbentuk segitiga atau segiempat satu-satu potong itu bahan asli kedelai (bukan campuran dengan jagung). Lalu, untuk membusukkan silakan disimpan dalam tas plastik ditutup 2-3 hari, tempe busuk siap diolah (atau setelah itu mau disimpan dalam lemari es sebagai persediaan tempe busuk). Oya, Sambel Tumpang ini bumbunya sama persis dengan Lodeh, hanya berbeda teknik mengolahnya.

Bahan :
5 potong tempe busuk
3 potong tempe segar
(Bisa digantikan semuanya dengan 8 potong tempe setengah busuk)
500 ml air
100 ml santan kental (kara) atau 250 ml santan dari 1/2 butir kelapa

Bumbu :
5 siung bawang putih (boleh diiris tipis)
8 siung bawang merah (boleh diiris tipis)
Cabe rawit/merah keriting sesuai selera, dipotong-potong
3 lembar daun salam
2 iris lengkuas
1 sdm gula merah
Garam secukupnya

  1. Rebus/kukus tempe, bawang putih, bawang merah, cabe.
  2. Tumbuk tempe, bawang putih, bawang merah, dan cabe, tidak perlu sampai halus.
  3. Rebus air.
  4. Masukkan tempe, bawang, dan cabe yang sudah ditumbuk ke dalam rebusan air.
  5. Masukkan sisa bumbu lainnya, dan yang terakhir santan. Didihkan dan diicip-icip sampai pas asin dan manisnya.
NB : Kalo senang kental (klintrek-klintrek-Jawa) boleh ditambah terigu atau maizena 1sdm yang dilarutkan dengan sedikit air terlebih dulu. Oya, kalo saya, suka saya tambah krecek (kerupuk kulit untuk masak).

2 komentar:

Rurun mengatakan...

sambel tumpang kurang lengkap kalau tidah di temani sama sayuran nya yaitu mlandingan (petai cina mentah), kenikir, pepaya muda serut yang di kukus, dan sayuran yang di kukus. Tempe bosok bukan berarti busuk tapi smlagit arti nya matang benar. Selamat mencoba.

Ruri mengatakan...

Yah cocik deh!